Nuansa matahari berkedipan. Cahayanya memberi sinar dan bayang. Seolah membayangiku tuk sekedar menyapamu sebagai saudara lewat ekspresi kata. Kau tentu tahu bahwa adalah sang pujangga, tugasnya tak lain melainkan peka dan melukiskannya lewat getar pena. Semoga tinta kali ini berbekas pada kita. Bismillah.
Dari Ibnu Umar, dia berkata, ‘Aku bersama Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu seorang laki-laki Anshar datang kepada beliau, kemudian mengucapkan salam kepada beliau, lalu dia berkata, ‘Wahai Rasulullah, manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.’ Dia berkata lagi, ‘Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik.’” (HR. Ibnu Majah)
sebait rindu yang bertunas
sejengkal lagi kematian akan menjemputku .
tak ada lagi yang berbekas, termungkinkan kecuali tulisan ini .
Alangkah bahagia diri jika kau mendo'akan diriku dalam ampunan ..
Akupun mendo'akan kita agar kita dapat bertemu kelak di jannah-Nya , bersama kita nikamati menatap wajah-Nya dan kelak kita jelang senyuman bidadari edisi spesial ..
Semoga kita dimudahkan ..
....:::sahabatmu yang berusaha hidup untuk Yang Menghidupkannya, dan yang berusaha mati hanya untuk Yang Mematikannya. Sahabamu yang berusaha untuk dengan Dia, Zat dari segala maha, ALLOHU TA'ALA :::....
muslim dan alam ?
Hari ini Nampak seperti prosa bertema sendu
Dengan rima berbeda namun dengan syair melayu
Hari ini tak Nampak seperti pantun jenaka
Karena kabut tengah penuhi udara, semua
Mengharap senyummu kala wudhu bertayamum
Menanti kedatanganmu kala hari berawal dhuha
Mencari bayang sinarmu kala urat siap bersemburat
Dengan rima berbeda namun dengan syair melayu
Hari ini tak Nampak seperti pantun jenaka
Karena kabut tengah penuhi udara, semua
Mengharap senyummu kala wudhu bertayamum
Menanti kedatanganmu kala hari berawal dhuha
Mencari bayang sinarmu kala urat siap bersemburat
untuk bayi ka deny harnova
Kau kepal tangan mungil itu
sambil menangisi amanah baru
menderu haru begitu pilu
mungkin kau tahu,
amanah ini begitu berat
hingga gunung, langit dan alam
pun menolak
Tenanglah adikku,
selalu ada matahari baru untukmu
meski kau lahir dari pelukan hujan
sambil menangisi amanah baru
menderu haru begitu pilu
mungkin kau tahu,
amanah ini begitu berat
hingga gunung, langit dan alam
pun menolak
Tenanglah adikku,
selalu ada matahari baru untukmu
meski kau lahir dari pelukan hujan
sentilan hati
"Betapa banyak orang yang mengingatkan manusia kepada Allah,
namun dia sendiri lupa kepada Allah..."
"Betapa banyak orang yang memperingatkan manusia agar takut kepada Allah,
namun dia sendiri adalah orang yang berani menentang Allah..."
namun dia sendiri lupa kepada Allah..."
"Betapa banyak orang yang memperingatkan manusia agar takut kepada Allah,
namun dia sendiri adalah orang yang berani menentang Allah..."
untuk Jiwa
Bismillah ketika waktu pagi sepenggalah,
aku menyesal, galau tanpa arah
tenanglah jiwa , kan kuceritakan semua
apa sebab ku berduram durja
aku menyesal, galau tanpa arah
tenanglah jiwa , kan kuceritakan semua
apa sebab ku berduram durja
Langganan:
Postingan (Atom)