Ini hanyalah tinta biasa. Tidak terlalu special. Catatan kecil ini bukanlah karya dari penulis ternama atau bahkan sastrawan pujangga. Hanyalah goresan hitam kehidupan dari sang jiwa yang syarat dosa dan kegalauan. Tulisan yang mendawamkan muqaddimah keluh kesah nan pencari hikmah. Kutulis mantera tinta dengan kata. Karena rasa, indah bila ditangkap ekspresi kata. Semoga Allohu ta’ala menjadikanku kedalam golongan orang orang yang ikhlas. Bismillah.
::::Berawal dari Mushola Asy Syifa
Sahabat, Ketika ridho-Nya menyapa terjagaku, kudapati kantukku yang hilang karena Terdengar sayup suara serak parau, Suara itu nampaknya dari ruang sunyi bernama mihrob dari surau. Pun ku dapati berpuluh pasang telinga tak hirau. Berpuluh pasang bibir betah bersenda gurau. Menit pun berlalu, Sejak seruan terpenggal batuk membisu. Sementara genit terus merayu dari suara-suara merdu penawar sendu. Sang pemuda tegar nan bersahaja duduk bersila menanti jamaah tiba. Duh, betapa iri hati ini kepada mereka yang semangat menuntut ilmu dan mengamalkan ilmunya di jalan ketaatan. Pula, jiwa ini begitu pilu melihat ghiroh tak kunjung nampak. Mengapa jiwa ini malas sekali beramal. Padahal, amal amal sedikit yang telah dikerjakan belum tentu diterima. Sudah tahu pula jiwa ini amal itu belum pasti diterima, bodohnya begitu nyamannya jiwa ini bermaksiat. Duhai jiwa, celakalah dirimu. Sedih hati.
sebait rindu yang bertunas
sejengkal lagi kematian akan menjemputku .
tak ada lagi yang berbekas, termungkinkan kecuali tulisan ini .
Alangkah bahagia diri jika kau mendo'akan diriku dalam ampunan ..
Akupun mendo'akan kita agar kita dapat bertemu kelak di jannah-Nya , bersama kita nikamati menatap wajah-Nya dan kelak kita jelang senyuman bidadari edisi spesial ..
Semoga kita dimudahkan ..
....:::sahabatmu yang berusaha hidup untuk Yang Menghidupkannya, dan yang berusaha mati hanya untuk Yang Mematikannya. Sahabamu yang berusaha untuk dengan Dia, Zat dari segala maha, ALLOHU TA'ALA :::....
ya bunayya
Persembahan untuk kau anakku. Meski kau belum ada di dunia. Wajar memang, karena ayah sampai kini pun belum memiliki sesosok ‘aisyah. Terlebih pula ma’isyah. Ketahuilah, ayah sedang menuntut ilmu di kampus peradaban, universitas gadjah mada. namun apa mau dikata, kerinfuan ayah akan sosokmu tengah memuncak. Hingga ayah hadirkan kerinduan ini lewat tinta ini. Ayah kan coba coba, tuk percikkan uraian uraian kata menjadi prosa indah dan berima senada. Bismillah.
Wahai anakku, ku titip pesan ini untukmu. Kuhadiahkan hanya untukmu. Agar nanti dapat kukabarkan pada dunia bahwa setelah mencintai Allohu ta’ala dan Rosul-Nya, ayah mencintai orang sholeh sepertimu dijalan keimanan. Insya Alloh. Kiranya bila dapat ayah gapai rembulan di semburat malam, kan ayah raih cahayanya dan kana ayah tuliskan namamu di pesona sinarnya, Agar dunia tahu betapa bahagianya ayah memiliki anak sepertimu.
Wahai anakku, ku titip pesan ini untukmu. Kuhadiahkan hanya untukmu. Agar nanti dapat kukabarkan pada dunia bahwa setelah mencintai Allohu ta’ala dan Rosul-Nya, ayah mencintai orang sholeh sepertimu dijalan keimanan. Insya Alloh. Kiranya bila dapat ayah gapai rembulan di semburat malam, kan ayah raih cahayanya dan kana ayah tuliskan namamu di pesona sinarnya, Agar dunia tahu betapa bahagianya ayah memiliki anak sepertimu.
untuk adik yang ujian
Ketika awan berarak di taman hati. Dedaunan kering yang runtuh mulai berzikir ala nya. Coba telusuri pengap perjalan. Disini aku tak hanya berdoa mengharap selusur cahaya. Ku pula cari benderang sinar tersirat di rimba kasih. Ku kecapi luka gulana aku tak hanya meratap bila tiba gelombang kepedihan. Aku tak hanya berdiam bila datangnya arus kesedihan. Kucoba pinta pada Sang Maha sambil merenungi ayat ayat kauniyahNya. Di bukit ini adikku, kan kita renungi bersama. Semoga renungan ini menambah kecintaan dan keimanan kita karena Allohu ta’ala.
---000---000---000---
::: Senarai Mutiara kata
Penghormatan kepada pemilik semangat yang tinggi. Merekalah bagian suci dari manusia. Mereka kelompok mulia dan terhormat.Tuntutlah selalu ketinggian. Musa ’alaihissalam dahulu dikhususkan dengan dapat berbicara dengan Alloh. Burung hud hud namanya tercantum dalam surat An Naml ketika mebawa surat kepada ratu bilqis. Seekor semut selamat dari injakan pasukan Sulaiman ’alaihissalam, dengan jerih payah dan kesabaran. Bukankah Rosululloh sholallohu sholallohu ’alaihi wa salam sholat sampai kakinya bengkak. Pernah dilempari batu dan hujatan. Terjun langsung ke peperangan. Sang Bilal bin robbah , terompahnya sudah terdengar di surga karena istiqomahnya ia karena wudhu dan sholat setelahnya. Ketahuilah kemuliaan tidak datang dengan instan. Lantas engkau ingin kemuliaan tanpa keseriusan?
---000---000---000---
::: Senarai Mutiara kata
Penghormatan kepada pemilik semangat yang tinggi. Merekalah bagian suci dari manusia. Mereka kelompok mulia dan terhormat.Tuntutlah selalu ketinggian. Musa ’alaihissalam dahulu dikhususkan dengan dapat berbicara dengan Alloh. Burung hud hud namanya tercantum dalam surat An Naml ketika mebawa surat kepada ratu bilqis. Seekor semut selamat dari injakan pasukan Sulaiman ’alaihissalam, dengan jerih payah dan kesabaran. Bukankah Rosululloh sholallohu sholallohu ’alaihi wa salam sholat sampai kakinya bengkak. Pernah dilempari batu dan hujatan. Terjun langsung ke peperangan. Sang Bilal bin robbah , terompahnya sudah terdengar di surga karena istiqomahnya ia karena wudhu dan sholat setelahnya. Ketahuilah kemuliaan tidak datang dengan instan. Lantas engkau ingin kemuliaan tanpa keseriusan?
setapak renungan
Nuansa matahari berkedipan. Cahayanya memberi sinar dan bayang. Seolah membayangiku tuk sekedar menyapamu sebagai saudara lewat ekspresi kata. Kau tentu tahu bahwa adalah sang pujangga, tugasnya tak lain melainkan peka dan melukiskannya lewat getar pena. Semoga tinta kali ini berbekas pada kita. Bismillah.
Dari Ibnu Umar, dia berkata, ‘Aku bersama Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu seorang laki-laki Anshar datang kepada beliau, kemudian mengucapkan salam kepada beliau, lalu dia berkata, ‘Wahai Rasulullah, manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.’ Dia berkata lagi, ‘Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik.’” (HR. Ibnu Majah)
Dari Ibnu Umar, dia berkata, ‘Aku bersama Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu seorang laki-laki Anshar datang kepada beliau, kemudian mengucapkan salam kepada beliau, lalu dia berkata, ‘Wahai Rasulullah, manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.’ Dia berkata lagi, ‘Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik.’” (HR. Ibnu Majah)
muslim dan alam ?
Hari ini Nampak seperti prosa bertema sendu
Dengan rima berbeda namun dengan syair melayu
Hari ini tak Nampak seperti pantun jenaka
Karena kabut tengah penuhi udara, semua
Mengharap senyummu kala wudhu bertayamum
Menanti kedatanganmu kala hari berawal dhuha
Mencari bayang sinarmu kala urat siap bersemburat
Dengan rima berbeda namun dengan syair melayu
Hari ini tak Nampak seperti pantun jenaka
Karena kabut tengah penuhi udara, semua
Mengharap senyummu kala wudhu bertayamum
Menanti kedatanganmu kala hari berawal dhuha
Mencari bayang sinarmu kala urat siap bersemburat
Langganan:
Postingan (Atom)